Kamis, 12 April 2018

Bukan Masa SMA


          UN telah berakhir ye. Perjuangan selama 3 tahun dengan sistem pendidikan diindonesia yang berubah-ubah tak sia-sia. Sebuah pengalaman 3 tahun di SMA yang mungkin akan dikenang seumur hidup.  Kata orang masa SMA adalah masa paling manis dalam hidup. Masa iya sih? Kupikir begitu juga. Tapi  masa SMA ku agak tidak mengasyikkan. Tak satu pun cewe mau sama aku. Entah lah emang aku jelek atau gimana. Dari sekian cewe aku selalu ditolak. Ku tahu lah emang aku bukan lelaki yang sempurna dan digilai banyak cewe jauh dari kata itu malah. Kenapa begitu? Karena aku telah buktikan sendiri, aku ikut eskul basket yang katanya bisa dengan mudah mendapatkan cewe dan emang bener para kakak kelas dengan mudah mendapatkannya. Terus jurus itu tak manjur sama sekali denganku. Tenggelam namaku.
          Semudah itukah aku menyerah? Tidak lah aku tidak menyerah disitu aku terus mencari cara. Di kelas 11 nya aku ikut eskul sepakbola mungkin dari sini bisa, karena waktu smp eskul ini dengan mudah sangat mendapatkan cewe. Beneran aku ikut, latian berangkat terus hingga menjadi pemain inti. Setiap usaha yang katanya membuahkan hasil bagiku itu tidak manjur sama sekali. Bagiku itu adalah kata yang digunakan oleh orang kalah dengan keadaan. Emang kenyataan itu bahwa setiap usaha tak membuahkan hasil. Setelah berakhirnya turnamen sepakbola yang tim ku ikuti setelah pertandingan berakhir dan pas itu pula banyak cewe-cewe yang melakukan foto dengan para pemain. Saat itu pula aku tau tak pernah seorang pun kenal aku. Diajak foto pun enggak. Ku hanya lelaki biasa sederhana dan tak punya bakat.
          Semudah itukah aku menyerah? Cih Cuma masalah sepele gitu kau nyerah. Kata orang pula kita pasti bisa di percobaan berikutnya. Ya kadang itu yang memotivasiku untuk bangkit lagi dan menggempur kenyataan. Sebenarnya kata-kata tersebut hanya bual-bualan diriku sendiri. Menyerah pada keadaan yang memang benar benar membuat ku menerima itu. Lelaki sederhana tak punya bakat. Kata seorang teman sudah lah gak usah jadi tenar buat apa jadi sederhana juga enak. Ya aku tau lah sederhana tak menginginkan apapun dan berambisi apapun sesederhana itukah hidup. Antara menjadi tenar dan sederhana mana yang kau pilih jika memang keduanya memberikan jalan berduri yang sama. Selama ini diriku selalu berontak tentang itu tentang keduanya jalan apa yang akan ku pilih. Menghunus kan pisau dileher sendiri dan harus memilih satu. Benarkah itu? Jadi bagimu masa SMA yang menyenangkan itu harus punya cewe? Apakah selain itu tidak menyenangkan? Entahlah karena garis besar tulisan ini bukan itu.
         

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Copyright © JohnKepo | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑